Senin, 02 Mei 2011

Jangan terlalu larut memikirkan kekuranganmu, karena akan membuatmu menjadi orang yang selalu iri

Manusia... makhluk Tuhan yang sangat mulia, dibekali dengan akal, nafsu, dan pikiran untuk menentukan kehidupannya. Manusia diciptakan Tuhan dengan berbagai kelebihan yang memang pantas dimiliki. Dan Tuhan juga sangat adil dalam memberi nikmat, disamping kelebihan pasti ada kekurangan. Seperti pepatah yang mengatakan “tak ada gading yang tak retak”. Seperti itulah manusia diciptakan oleh Tuhan, dan dengan itu pulalah kita sebagai manusia akan menjalani hidup ini.
Lalu kenapa banyak dari kita, termasuk gw yang masih saja menyesali kekurangan yang memang dimiliki oleh semua manusia? Mungkin hanya macamnya saja yang berbeda, tapi tetap namanya sama yaitu kekurangan. Banyak yang mengeluhkan kurang tampan, kurang cantik, kurang pandai, kurang tinggi dan masih banyak yang lainnya.
Ini juga sering terjadi pada gw, gw bukan orang yang cukup pantes buat bisa dibilang cakep, gw juga bukan orang yang pinter kaya mahasiswa – mahasiswa lainnya. Dulu gw juga sering mikirin kekurangan gw itu yang pada saat itu jadi sebagai standarisasi buat jadi pede mungkin.
Dan bisa ditebak, semakin gw memikirkan kekurangan itu, semakin gw ngerasa ga nyaman sama hal yang didapat orang lain atas kekurangan itu. Gw semakin ga nyaman saat ngeliat temen gw dapet nilai ujian lebih bagus dari gw, gw semakin ga nyaman saat liat temen gw yang lebih cakep. Oke bisa dibilang saat itu gw masih remaja yang labil yang emang belum bisa bijak menerima kekurangan. Tapi beruntung sekarang gw udah bisa lebih ikhlas menerima kekurangan gw itu dan gw bersyukur sekarang bisa santai aja menerima keberhasilan dan kelebihan orang karena gw yakin gw pasti punya kelebihan yang ga dimiliki orang lain, dan begitupun dengan lw dan jadikan sebagai pelecut semangat untuk berusaha lebih. Tapi sekarang ini bukan hanya remaja yang bisa berpikir iri seperti itu. Coba kita liat saudara – saudara kita yang lain yang belum bisa menerima kekurangannya dengan ikhlas dan menjadi orang yang mudah sekali merasa iri atas keberhasilan orang lain. 
Banyak saudara – saudara kita yang kurang beruntung dalam hal ekonomi malah melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, menjarah bukan semata – mata karena tuntutan ekonomi saja. Melainkan karena terlalu merasa kurang, terlalu memikirkan kekurangannya dalam hal ekonomi tersebut dan akhirnya iri terhadap orang yang lebih beruntung lalu melakukan tindakan kriminal tersebut.
Yang paling sederhana adalah saat para selebritis yang melakukan operasi plastik untuk memperindah wajah dan tubuh mereka. Gw ga menyalahkan hal itu, karena mungkin mereka memiliki alasan tersendiri atas tindakannya itu, misal karena tuntutan profesi untuk selalu tampil sempurna dan lainnya. Tapi bukankah tindakan itu hanya dilakukan oleh orang yang merasa memiliki kekurangan dibanding orang lainnya, dan merasa iri lalu melakukan tindakan itu.
Coba kita renungkan bersama, sudah sesering apa kita mengeluhkan kekurangan kita dan sudah sesering apa kita merasa iri atas kelebihan orang lain yang seharusnya tidak perlu kita iri jika kita tidak terlalu memikirkan kekurangan kita dan menyesalinya.
MARI KAWAN KITA BUANG JAUH – JAUH PEMIKIRAN BERLEBIHAN ATAS KEKURANGAN KITA, KARENA SETIAP ORANG PASTI MEMILIKI KEKURANGAN. DAN DENGAN BEGITU KITA DAPAT TERLEPAS DARI PERASAAN IRI.

4 komentar:

  1. Like this posting....
    sumpah, pernah minder jg toh?
    hahahhaa...
    As you know, I know you not handsome, not perfect, not too smart...
    but i know you can make me laugh because you are a clown... hahahhaha...
    A man with boy minded... hahahhahha....

    BalasHapus
  2. hahaha...yap that's a little piece of my life,,

    BalasHapus
  3. hhmmm...ow gitu..
    syukurin, jaga dan rawat baik2 apa yg ALLAH berikan ke kita :)

    BalasHapus
  4. iyalah harus...pemberian Tuhan itu udah yang terbaik,tinggal dirawat aja...aseeek...

    BalasHapus